01 August 2006

8 kebohongan seorang ibu dalam hidupnya

[dari sebuah milis]

dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "makanlah nak, aku tidak lapar"
>> KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekiat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping gw dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "makanlah nak, aku tidak suka makan ikan"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Aku berkata : "ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." ibu tersenyum dan berkata : "cepatlah tidur nak, aku tidak capek"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. ibu berkata :"minumlah nak, aku tidak haus!"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. tiada hari tanpa penderitaan. melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "saya tidak butuh cinta"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA

setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. malahan mengirim balik uang tersebut. ibu berkata : "saya punya duit"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM

setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di amerika. tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "aku tidak terbiasa"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan"
>> KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.

setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya. dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu ! "

coba dipikir-pikir teman ; sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita?sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila disamping kita. namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita?cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? apakah ini benar? kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..

di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.

24 June 2005

waktu

nilai waktu
Untuk mengetahui nilai satu tahun, tanyakanlah kepada siswa yang gagal ujian akhir.
Untuk mengetahui nilai satu bulan, tanyakanlah kepada ibu yang melahirkan bayi prematur.
Untuk mengetahui nilai satu minggu, tanyakanlah kepada seorang editor surat kabar mingguan.
Untuk mengetahui nilai satu jam, tanyakanlah kepada sepasang kekasih yang menanti untuk bertemu.
Untuk mengetahui nilai satu menit, tanyakanlah kepada seorang yang baru saja ketinggalan bis, kereta atau pesawat.
Untuk mengetahui nilai satu detik, tanyakanlah kepada seorang yang selamat dari kecelakaan.
Untuk mengetahui nilai satu milidetik, tanyakanlah kepada seorang yang meraih medali perak di Olimpiade.”

penyesalan waktu
Untuk mengetahui penyesalan selama satu tahun, tanyakanlah kepada orang yang batal ke haji.
Untuk mengetahui penyesalan selama satu bulan, tanyakanlah kepada orang yang salah potong rambut.
Untuk mengetahui penyesalan selama satu minggu, tanyakanlah kepada orang yang lupa shalat jumat.
Untuk mengetahui penyesalan seumur hidup, tanyakanlah kepada orang yang salah pilih istri/suami.

29 May 2005

cafe gumarti, paledang - bogor


cafe gumarti, paledang, bogor Posted by Hello


cafe gumarti, paledang, bogor Posted by Hello

05 May 2005

ultah bapak


ultah bapak Posted by Hello




ultah bapak Posted by Hello




ultah bapak Posted by Hello




ultah bapak Posted by Hello

02 May 2005

angin

sama seperti angin....
walau tak terlihat tapi angin punya warna...
yang menjadi warna buat angin adalah ilalang ...

maka ....

buatlah ilalang berayun lebih keras
agar sang angin bisa memberitahukan
disinilah keberadaan saya...

[dari kinu_lip41 di smakbo.com]

17 April 2005

dibawah lindungan isu putra daerah

beberapa hari yang lalu di perusahaan tempat gw kerja buka lowongan kerja dengan persyaratan utama putra daerah.

suer, gw pribadi ga setuju banget dengan kaya ginian. napa seh nasionalisme putra bangsa kudu dipersempit dengan pemikiran kedaerahan ? kok jadi mundur lagi. gw pikir ini karena kebiasaan orang kita selama orba berada dalam lingkungan proteksi, terutama masalah ekonomi. akhirnya jadi manja dan hanya jadi jagoan kandang. sampe2 urusan tenaga kerja pun pake proteksi juga. harusnya kalo memang mau fight ya tingkatin dong kwalitas diri.

gw mo cerita dikit neh;
beberapa minggu sebelumnya temen gw dapet kerjaan untuk assist mahasiswa kerja praktek dari sebuah stmik deket sini di kantor kami. waktu nerima proposal dia dan baca judulnya gw ma temen gw itu ga bisa nahan ketawa. gimana nggak, objek kp dia tentang animasi web menggunakan swish ver. 2.0....(cuma animasi to'... ga ada scripting-nya acan). maaf ngomong, kalau cuma animasi swish seh anak yang masih SD aja bisa, ga perlu calon s.kom. waktu gw saranin untuk ganti judul menggunakan macromedia flash, authorware, director ato vrml pake 3ds max ato maya dia keberatan dengan alasan dah disetujui pembimbing dan kalo ganti judul harus sidang lagi.

yo wis, akhirnya temen gw tadi terima juga kerjaan itu dengan perasaan geli dan ga habis pikir kok gampang banget ya jadi s.kom disini, cukup dengan modal swish v2.0... . gw sendiri ga habis pikir ma pembimbing kp di stmik tersebut kok bisa release judul kaya gitu... .

gimana tenaga kerja putra daerah mo survive, apalagi bisa fight di belantara persaingan kerja yang ketat banget kalo modalnya hanya pengetahuan yang pas-passan bahkan minim. apa mau terus-terusan berlindung dibawah isu putra daerah ?

coba lo inget2, pernah ga ada lowongan kerja di jabotabek yang mengkhususkan putra daerah ? rasanya ga ada deh... jadi untuk menghadapi isu putra daerah ini solusinya buat anda2 adalah segera bikin ktp daerah, numpang masuk ke kartu keluarga siapa aja yang bersedia. ktp tersebut jangan dipake untk sehari2, kasian yang punya alamat kalo terjadi apa. ktp tersebut hanya dipakai untuk jaga2 kalo ada lowongan lagi yang mensyaratkan putra daerah.

16 April 2005

boeboeka

susuluk pencerahan

bismillahir rahmaanir rahiim
dengan segala rendah-eling-bathin
pisungsung tersanjung
berpijak tegar-tepekur pancaran rahayu keluarga
cipta-satria-kriya-wirya
lir nirmala anugerah bawa teksana
persembahan sekuntum bunga untuk untai puspa
bagi masyarakat perminyakan indonesia dan sektor hilirnya
industri dan belia teruna-teruni, pelibat-teknisi
segenap penanggungjawab mutu serta konsumennya
wira-gagah warih mulia abadi pertiwi
tuban, jepara, blora, bojonegoro, ngawi, purwodadi
mandala lumampah tengahing warsa 2004
niscaya berbuat, tak sekedar keluh-kritik
pantang ejawantah dengki jealousy

cepu, juni 2004